Tips Kesehatan Burung Perkutut Agar Sehat dan Rajin Berbunyi

Selain perawatan dasar perkutut seperti memandikan, pemberian pakan, dan pembersihan kandang, perlu juga upaya ekstra agar perkutut selalu nampak prima dan rajin berbunyi. Oleh karena itu, Anda bisa memberikan perawatan tambahan yang tak kalah penting untuk dilakukan. Apa sajakah itu? Simak tips kesehatan burung perkutut agar selalu bugar dan gacor berikut ini.

Kesehatan Burung Perkutut

Tips Mudah Menjaga Kesehatan Perkutut

1. Pemberian Jamu Alami

Pemberian jamu dari bahan alami sudah tidak asing lagi dilakukan bagi penggiat jenis perkutut bakalan, sehingga Anda tidak perlu ragu melakukannya. Jamu yang diberikan adalah berupa racikan rempah-rempah yang mengandung zat bergizi untuk perkutut. Jika Anda menginginkan perkutut terbiasa manggung, pemberian jamu bisa dilakukan seminggu sekali.

Pemberian jamu merupakan salah satu asupan makanan perkutut yang juga akan memberikan efek yang cukup instan bagi burung perkutut. Bahkan hanya dalam 1-2 hari setelah pemberian jamu, perkutut bisa lebih rajin berbunyi. Jamu khusus burung perkutut bisa Anda dapatkan dengan mudah di toko pakan buruh baik berbentuk kemasan maupun racikan.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahan racikan jamu untuk perkutut pada dasarnya bisa didapatkan dengan mudah di dapur. Contoh bahan-bahan alami yang cocok dijadikan jamu tradisional perkutut adalah kencur, kacang hijau, beras,  dan lain-lain.

2. Menjemur Burung di Pagi Hari

Matahari pagi memang memberikan efek kesehatan yang baik, tak terkecuali bagi burung perkutut. Anda bisa mulai menjemur burung pengicau ini mulai jam 07.00 sampai 09.00, sinar matahari saat jam tersebut terbilang pas karena tidak terlalu terik. Menjemur burung perkutut bisa membuat sistem imunnya lebih kuat karena terpaan sinar matahari pagi mengandung vitamin D yang baik untuk tubuh.

3. Melakukan Mastering

Mastering ialah usaha memancing burung agar mau berbunyi mengikuti suara lainnya, hal ini berlaku juga bagi burung perkutut. Anda bisa melakukannya cukup dengan memutar musik suara burung berkicau agar ia bisa meniru dan ikut berbunyi. Cara ini relatif mudah dilakukan jika perkutut yang Anda miliki sulit berkicau.

4. Memberikan Pasangan

Burung perkutut saat dalam masa birahi memang akan rajin berbunyi, di sinilah saatnya Anda memberikan pasangan untuknya. Caranya pun cukup mudah, yaitu dengan mendekatkan perkutut jantan dengan betina atau bisa juga memasukkan keduanya dalam sangkar.

Biarkan kedua perkutut di dalam sangkar beberapa saat, kemudian dipisahkan apabila sudah terlihat berjodoh. Setelah dipisahkan, perkutut biasanya akan terus berbunyi memanggil pasangannya saat dipisahkan.

5. Pemberian Obat yang Tepat Ketika Perkutut Sakit

Seperti halnya manusia, hewan peliharaan juga membutuhkan perawatan dan obat yang tepat ketika sakit. Begitu pula dengan perkutut yang terkadang terkena beberapa gejala penyakit yang tidak kasat mata, hal tersebut terkadang membuat bingung pemiliknya.

Untuk mendeteksi penyakit yang diderita perkutut, Anda harus memperhatikan beberapa hal berikut ini :

Bentuk Kotoran

Jika bentuk kotorannya mencret atau berair biasanya menandakan kondisi kesehatan yang buruk atau bahkan terkena cacingan. Namun bentuk kotoran berair juga bisa diakibatkan karena perkutut sangat suka minum air.

Warna Kotoran

Apabila kotoran perkutut berwarna hijau, hal tersebut juga menandakan bahwa kondisi kesehatannya sedang menurun, Anda pun harus segera memberikan obat yang tepat.

Melakukan perawatan bukan hanya memberi makanan burung perkutut saja. Namun pada dasarnya tidak terlalu sulit juga untuk melakukannya. Kesehatan perkutut tentunya menjadi hal yang harus benar-benar diperhatikan.

Perkutut dengan tubuh yang sehat tentunya akan menghasilkan kicau yang bagus, Anda pun bisa mendaftarkannya ke berbagai perlombaan.

 

Tips Kesehatan Burung Perkutut Agar Sehat dan Rajin Berbunyi

Mdigital

Berbagi materi informasi dan pengetahuan digital online

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *