Hoaks Diciptakan Oleh Orang Pintar Tapi Jahat

Ada ungkapan “Hoaks diciptakan oleh orang pintar tapi jahat, disebarkan oleh orang bodoh tapi baik.” Sebagaimana banyak ungkapan populer lain, ada unsur simplifikasi dari ungkapan tersebut. Namun sebagaimana ungkapan populer pula, ada unsur kebenaran di dalamnya.

informasi hoaks

Ada unsur kebenaran ketika orang mengatakan bahwa hoaks (hoax)diciptakan oleh orang pintar. Sedangkan dalam frasa bahwa penciptanya adalah jahat, tingkat kebenarannya adalah mutlak, tidak perlu diperdebatkan lagi

Harus diterima dengan lapang dada bahwa hoaks adalah produk “kreatif”. Hoaks dalam bentuk “halus” ini dibuat oleh mereka yang terampil dalam desain komunikasi, desain grafis, “copywriting” bahkan “hypno writing”.

Maka dari itu, tinggi potensi suatu hoaks yang telah dikemas secara sophisticated ini untuk menjadi viral. Tentu saja akan lebih luas dampaknya jika dibarengi dengan rekayasa sosial melalui teknologi digital yang terstruktur dengan baik.

Hoaks akan “dijahit” sedemikian rupa sehingga mampu mengaduk-aduk emosi penerimanya demi memicu hasrat masyarakat untuk memviralkan berita tersebut, dengan harapan akan dianggap sebagai orang pertama yang tahu.

Orang yang berempati tinggi biasanya adalah orang baik. Maka saat mendapat berita yang menyentuh, hati merekalah yang pertama kali bergerak tanpa melalui proses pikir panjang dan sesegera mungkin menyebarkan ke lingkungan terdekat yang kemungkinan besar adalah orang baik juga.

Itulah alasan yang membuat hoaks mudah tersebar, terlalu banyak orang yang “main hati” dan “baperan”.

Pertanyaannya: Di manakah tempat kita dalam konstelasi “pintar-jahat” dan “bodoh-baik” tersebut?

Dua-duanya adalah posisi yang wajib kita hindari, apalagi posisi yang menempatkan kita sebagai aktor intelektual penciptaan hoaks.

Di kehidupan sekarang ini, hoaks bagaikan ombak yang bergulung-gulung yang diciptakan secara intensional, butuh keteguhan hati untuk tetap rasional, agar tidak membuat produk kejahatan tersebut menjadi viral.

 

Hoaks Diciptakan Oleh Orang Pintar Tapi Jahat – Humaniora

Mdigital

Berbagi materi informasi dan pengetahuan digital online

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *